Laman

Kamis, 21 Oktober 2010

Macan Tutul

Jumlah Macan Tutul di Pekalongan Terancam Punah
Jumlah Macan Tutul di Pekalongan Terancam Punah
Pekalongan (ANTARA) - Jumlah macan tutul (Panthera Pardus) Di kawasan hutan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, saat ini terancam punah akibat perburuan liar.
Pengamat Lingkungan Comunity Forestry Kabupaten Pekalongan, Kendi, Rabu, mengemukakan, jumlah macan tutul di hutan Petungkriyono kian menurun, bahkan kini terancam punah.
Menurut dia, selain akibat perburuan liar, menurunnya jumlah populasi fauna endemik di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan itu juga disebabkan semakin terdesaknya lahan konservasi untuk kehidupan fauna tersebut.

Habitat macan tutul ini, katanya, kini diperkirakan masih berada di kawasan hutan Sawangan, Larangan, Kendeng, Soko Kembang yang masih dalam satu lingkungan kawasan hutan Petungkriyono.
Ia mengatakan, berkurangnya populasi macan tutul dan satwa lainnya dilindungi negara ini diharapkan menjadi keprihatinan semua pihak.
"Kami berharap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) lebih meningkatkan koordinasi dengan pihak lainnya untuk pengamanan satwa langka tersebut dari kepunahan," katanya.
Ia mengatakan saat ini jumlah macan tutul di kawasan hutan lindung Petungkriyono seluas 5.300 hektare hanya sekitar 18 ekor saja.
Padahal dari identifikasi "lacak jejak" dan "lacak bekas" yang dilakukan 2001- 2002, katanya, populasi macan tutul diperkirakan mencapai 32 ekor.
"Jumlah satwa langka akan semakin punah jika tidak ada antisipasi pengamanan karena perburuan liar masih sering terjadi di kawasan hutan tersebut," katanya. Antara

Baca Juga Artikel Terkait



Tidak ada komentar:

Posting Komentar